• Informasi
    Property
  • Ulasan
    Interior
  • Seputar
    Furniture

Satu hari di Banten Lama

Menyambangi Banten Lama, menyimpan banyak cerita sejarah. Salah satunya adalah bentuk sisa-sisa kebesaran Sultan Banten dalam penyebaran agama Islam di abad ke 15.Tim redaksi rumahku berkesempatan mengunjungi Banten Lama bersama rombongan Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) Serpong Banten. Tepat pukul 9.00 WIB pagi, rombongan IAI bersama beberapa wartawan siap-siap bergegas untuk berangkat menuju Banten lama. Meski hujan tak ramah, tak sedikitpun menyurutkan semangat kami untuk menyusuri kota bersejarah itu. Buktinya, wajah-wajah ceria peserta tetap menghiasi perjalanan sehari menuju kota yang menjadi simbol kerajaan Islam itu.

 

 

 Tak terasa, dua bis yang kami tumpangi telah berhenti di sebuah lokasi. Lokasi itu ternyata sisa-sisa benteng peninggalan Belanda yang terdiri dari tumpukan batu bata merah dan bongkahan batu karang yang menghitam. Namun, tetap saja memiliki daya pikat tersendiri bagi orang untuk memandangnya. Praktis, lokasi itupun menjadi sasaran kami untuk sekadar mejeng sembari foto bersama.     

Museum kepurbakalaan
Setelah lelah berfoto bersama, perjalananpun dilanjutkan. Kini kami telah tiba di sebuah lokasi yang juga menjadi pusat perhatian orang banyak. Lokasi itu dikenal sebagai   museum kepurbakalaan Banten lama. “Disini kita bisa melihat dengan jelas sisa-sisa peninggalan Kesultanan Banten,” kata Arum salah satu anggota IAI.
Museum seluas 1.000 meter persegi tersebut menyimpan sejarah penting dalam kesultanan Banten. Seperti halnya dua gambar yang terpampang disana, yakni Kiayi Ngabehi Wirapraja dan Kiayi Abi Yahya Sandara, dua Duta Besar Kesultanan Banten untuk Inggris. Hal ini sebagai bukti betapa majunya pemikiran para sultan karena mengerti pentingnya diplomasi.
Belum lagi koleksi beberapa mata uang dan pecahan keramik dari sejumlah negara yang disimpan di museum tersebut. Itu juga bukti bahwa Kerajaan Banten memiliki bandar besar, tempat persinggahan dan transaksi perdagangan internasional.
Pada sisi lain, di lokasi yang sama ada salah satu bangunan yang masih berdiri kokoh yakni Masjid Agung Banten Lama, berikut menara setinggi 25 meter. Masjid inilah yang paling terkenal di Situs Banten Lama dan selalu penuh sesak oleh para peziarah, terutama pada peringatan hari-hari besar Islam. Lagi-lagi kamipun bergegas untuk menapaki minaret itu sambil menikmati pengalaman dan berfoto bersama.

Eco village
Setelah puas berfoto, pukul 12 siang rombonganpun  kembali bergegas. Kali ini sosok pemuda mengendarai Honda Beat menuntun kami menuju suatu tempat. Kira-kira perjalanannya hampir 2 km dari lokasi museum. Hanya saja, si pemuda itu berhenti di suatu tempat yang ternyata adalah sisa kolam air terbesar yang dahulunya sebagai sumber penyuplai air ke berbagai kota di Serang.
Usai itu, si pemuda memberi petunjuk kepada rombongan untuk terus mengikutinya ke sesuatu tempat lain. Tak beberapa lama kami sudah tiba di sebuah dermaga yang disebut dengan pelabuhan Karangantu. Rombongan disarankan untuk turun dan kemudian melepas alas kaki menuju ke sebuah lokasi 150 meter dari tepi dermaga. Awalnya rombongan sedikit heran mengapa alas kaki dilepas, tapi ternyata setelah diberi penjelasan oleh pemuda yang bernama Mukodas tersebut akhirnya rombongan setuju.
Jalan setapak yang kami susuri ternyata lokasi utama yang menjadi rencana kunjungan. Beberapa teman IAI mengatakan lokasi seluas 5,5 hektar itu adalah milik sang pemuda. Pria ramah itu menyebut lokasi tersebut bertajuk eco village. “Kampung dengan konsep ramah lingkungan, “ katanya.

Asal tahu saja, disini kami disuguhi beberapa aneka makanan, mulai dari kerang rebus, air kelapa muda hingga ikan bandeng berselimut lumpur. Puas dengan suguhan khas eco village, Mukodas yang juga anggota IAI ini pun memberi presentasi tentang eco village. “Konsep eco village menggunakan pendekatan pada visi energi, ekonomi dan lingkungan. Dan ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam rangka mengurangi dampak pemanasan global,” tutur laki-laki bernama lengkap Mukodas Syuhada itu.
Itulah akhir kegiatan kami sehari bersama rombongan IAI ke Banten Lama. Kenangan tersisa tentu betapa kuatnya sejarah sebagai bukti peninggalan yang tak pernah habis dimakan jaman.

Add comment


Security code
Refresh

primi sui motori con e-max.it

Artikel Terpopuler

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Nostalgia Belanja Jalan Surabaya

02-11-2010 Hits:30400 Jalan - jalan

Nostalgia Belanja Jalan Surabaya

            Berburu barang antik memang memberi rasa tersendiri bagi para kolektornya. Hal inilah yang menjadikan jalan Surabaya tak pernah sepi dari kunjungan para kolektor setiap harinya.Para pedagang barang antik yang...

Read more

Pulang Basamo ke Ranah Minangkabau

19-10-2011 Hits:30040 Jalan - jalan

Pulang Basamo ke Ranah Minangkabau

Alam dan budayanya memukau, kulinernya onde lamak, arena belanjanya pun bikin kalap.

Read more

Serangan Alien di The Jungle 

13-07-2011 Hits:29652 Jalan - jalan

Serangan Alien di The Jungle 

Secara kebetulan para Alien menemukan dan mencoba kendaraan simulator, disusul serangkaian permainan Hi-tech yang meluncurkan mereka ke dalam berbagai simulasi dan berniat menguasai Bumi. Lantas,

Read more

Home Article 1

07-07-2004 Hits:15552 artikel

Home Article 1

Apalagi yang lebih berarti dalam hidup ini daripada keluarga besar yang utuh serta selalu akrab dan hangat bersama. Setidaknya itulah yang menjadi keinginan keluarga Anis Ahmad Ayyub, pemilik rumah di...

Read more

Home Article 3

12-04-2004 Hits:14513 artikel

Home Article 3

TERAS Terus rumah merupakan bagian luar dari bangunan rumah. Kehadirannya merupakan satu kesatuan dari seluruh bentuk rumah. Maka, bentuknya pun harus dibuat sedemikian indah karena mencerminkan keindahan rumah secara utuh....

Read more

8 teknik cat DEKORATIF DINDING

21-07-2012 Hits:13930 FOKUS

8 teknik cat DEKORATIF DINDING

Tidak selalu harus mengganti seluruh perabot, melainkan hanya mengganti cat dinding untuk merubah keseluruhan suasana ruang di dalam rumah Anda.

Read more

Home Article 2

07-07-2004 Hits:13424 artikel

Home Article 2

Surabaya sebagai kota yang terus berkembang dan membangun, tak lepas pula dari tren one stop living and entertainment atau kompleks multi fungsi. Termasuk di dalam kompleks tersebut, terdapat apartemen yang...

Read more

Kenali Aturan dalam MEMBANGUN RUMAH

22-02-2012 Hits:12818 Arsitektur

Kenali Aturan dalam MEMBANGUN RUMAH

Saat merancang bangunan rumah, tak hanya keindahan dan fungsi saja yang harus diperhatikan, namun juga aturan yang melingkupinya. Berbagai peraturan dan ketentuan dihadirkan untuk keamanan dan kenyamanan bangunan rumah....

Read more

POSISI CLOSET Menurut Kacamata Feng Shui

30-07-2011 Hits:12708 Konsultasi Feng Shui

POSISI CLOSET Menurut Kacamata Feng Shui

Banyak opini yang berkembang mengenai bagaimana posisi closet yang tepat. Mulai dari posisi dan arah closet yang harus diatur sedemikian rupa, closet yang tidak boleh menghadap jalan. Jika itu semua...

Read more

2Mad Eatery & Gallery Resto sekaligu…

01-10-2014 Hits:10025 Resto

2Mad Eatery & Gallery Resto sekaligus Galeri yang Unik

     Bukan sekadar tempat makan dan hangout, restoran di kawasan Kemang ini  juga menawarkan pada pengunjung untuk mengapresiasi beragam seni guna di galerinya. Jika Anda berjalan-jalan di kawasan Kemang,...

Read more

Condotel, Leasehold & Freehold

31-08-2010 Hits:9894 Properti

Condotel, Leasehold & Freehold

tahun-tahun terakhir ini di Bali menjamur properti berupa Condotel dan Villa, sebenarnya Condotel itu apa? Kemudian villa-villa di Bali terdapat dua sistem kepemilikan yaitu Leasehold dan Freehold, Condotel atau hotel-condo...

Read more

Keramik Mosaic Kaya Desain & Motif

13-09-2011 Hits:9637 MATERIAL

Keramik Mosaic Kaya Desain & Motif

  Seiring kemajuan teknologi, keramik mosaic terus berevolusi menciptakan desain dan motif baru. Desainnya berkembang mengikuti tren, sekaligus memenuhi tuntutan detil arsitektur dan gaya yang berkembang di masyarakat. 

Read more

Rumah Kos Eksklusif, Bergaya Medijavanea…

01-11-2012 Hits:8039 Rumah

Rumah Kos Eksklusif, Bergaya Medijavanean

Medijavanean, gaya mediteranian disisipi gaya etnik jawa. Lantas bagaimana perwujudan desainnya? Simak perwujudan desainnya pada Medijavanean Place, rumah kos ekslusif di bilangan Bintaro, Tangerang.

Read more

SIASATI ARAH HADAP RUMAH

23-09-2011 Hits:7943 Arsitektur

SIASATI ARAH HADAP RUMAH

Posisi arah hadap rumah, ikut menentukan kenyamanan tinggal penghuninya. Bagaimana menyiasatinya?

Read more

Home Article 4

17-01-2009 Hits:7456 artikel

Home Article 4

Siapa bilang rumah didalam gang tidak bisa tampil manis. Rumah pasangan dr. Budiono dan dr. Agustini rizky dhiniharia menjawab stigma tersebut. Meskipun untuk masuk saja, jangankan mobil, sepeda motor...

Read more

Online User

Kami memiliki 46 guests dan tidak ada anggota yang online

About Us

Hunian dan lingkungan merupakan topik hangat yang selalu dibicarakan. MAJALAH RUMAHKU hadir untuk mewadahi baik aspirasi para pembaca maupun pemasang, produsen di bidang arsitektur dan interior.
Website : www.rumahku-online.com
Email : rumahku@mediantara.com
Facebook : htt p://facebook.com/majalah.rumahku

Newsletter

Lokasi Kami

Copyright (c) rumahku.rumahku-online.com 2019. All rights reserved.
Web Development by harmonydesain.com