Taco dan Senayan City Gelar Pameran Seni Kreatif Sambut HUT RI ke-74

Memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74, Senayan City menghadirkan KARYA KITA dengan tema Mosaic of Diversity, bekerjasama dengan TACO Group, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang bahan bangunan khususnya produk-produk interior. Pameran KARYA KITA akan berlangsung pada 17 - 25 Agustus 2019 di Atrium Senayan City, Jakarta Pusat.

Didukung oleh Felix Tjahyadi, KARYA KITA diterjemahkan dalam sebuah instalasi seni yang tersusun dari gabungan sederet karya para kolaborator komunitas industri kreatif seperti ART DEPT ID (Amalia Wirjono) – bersama dengan Byo (Tommy Byo), Kacapatris (Patricia Untario); Rinaldy A. Yunardi; Sejauh Mata Memandang (Chitra Subyakto); Eko Bintang; Kolek (Veronica Arviana & Jeffry Lamin Widjaja); Person A Person (Cempaka Surakusumah & Amelia Adysaputra); dan Ryan Tandya. Pameran KARYA KITA akan diselenggarakan selama 17 - 25 Agustus 2019 di Atrium Senayan City.

Telah berkiprah bersama para pelaku industri kreatif selama 37 tahun, TACO Group berupaya untuk konsisten mendukung industri kreatif di Indonesia. “TACO dan Senayan City bersama sejumlah kolaborator komunitas industri kreatif menghadirkan KARYA KITA, sebuah pameran untuk menginspirasi setiap orang, baik mereka yang memiliki latar belakang kreatif ataupun tidak untuk dapat terus berkarya di industri kreatif,” papar Satria Utama, Corporate Vice President (VP) Marketing TACO Group.

Halina selaku Leasing & Marketing Communications Director Senayan City bertutur, “Sejalan dengan semangat Glorify Indonesia KARYA KITA menjadi representasi cara merangkul keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia. Inisiasi ini sekaligus mengukuhkan Senayan City sebagai rumah bagi industri kreatif di Indonesia, tak hanya fashion tapi juga sektor lain seperti seni rupa, kriya (desain produk) serta interior desain. Lebih lanjut kehadiran instalasi KARYA KITA, diharapkan dapat memberikan dampak positif dan menginspirasi seluruh pengunjung Senayan City dan pelaku seni kreatif lainnya untuk dapat mengharumkan nama Indonesia hingga mendunia.”

Felix Tjahyadi, Exhibition Director dan Scenographer Pameran KARYA KITA menyatakan, "Pameran ini berawal dari semangat, keinginan dan dorongan untuk terus berkarya bersama-sama. Ide atau gagasan tersebut telah menjadi wacana sejak beberapa tahun lalu. KARYA KITA menyajikan contoh kemungkinan, proses, hingga hasil dari buah karya para kolaborator yang tergabung di dalam pameran ini. Desain instalasi pameran menggambarkan efek riak dari hasil sebuah ide yang dilemparkan. Scenography dirancang oleh Felix Tjahyadi dan tim yang kemudian diterjemahkan dalam desain identitas oleh MATA Studio dengan arahan dari Agra Satria sehingga menggambarkan keberagaman yang teranyam menjadi sebuah cerita visual.

Secara grafis dan karakter, pameran KARYA KITA berdasarkan pada prinsip pecahan yang beranekaragam, yang kemudian menyatu dan menjadi satu kesatuan yang kuat. Teranyam di dalam Mosaic of Diversity menggambarkan semangat Bhineka Tunggal Ika menjadi esensi dalam merancang pameran ini. Di dalamnya melibatkan orang-orang dengan latar belakang yang berbeda yang bersatu dalam kreasi. Tersusun dari kolase produk TACO, instalasi ini berdiri megah dengan panjang 35-meter dan tinggi 18-meter mencerminkan ragam wajah budaya Indonesia yang dikemas secara elegan dan modern.

Pameran pertama KARYA KITA terdapat beberapa area mewakili bidang kreatif berbeda yang dibagi menjadi 5 area: 1) instalasi utama, 2) area karya ART DEPT ID, yang merupakan kolaborasi seniman muda dibawah naungan Amalia Wirjono, 3) area karya Rinaldy A. Yunardi, 4) area "Laut Kita" kolaborasi dengan Sejauh Mata Memandang, serta 5) area kolaborasi antara TACO dengan seniman dan desainer lainnya, seperti Eko Bintang, Kolek (Veronica Arviana & Jeffry Lamin Widjaja), Person A Person (Cempaka Surakusumah & Amelia Adysaputra) dan Ryan Tandya. Sebagai salah satu kolabolator KARYA KITA, ART DEPT ID merupakan sebuah ruang pameran seni independen yang aktif mendukung karya seniman lokal agar dapat dijangkau oleh masyarakat luas melalui sejumlah ide dan produk (art merchandise). “Dikenal sebagai mediator yang menghubungkan seniman dengan penggemar seni dan masyarakat luas mendorong ART DEPT ID untuk menemukan cara unik agar seni dapat diakses oleh semua generasi. Kali ini, upaya tersebut diwujudkan dengan keterlibatan ART DEPT ID dalam KARYA KITA. Pada kesempatan ini, kami berkolaborasi dengan Tommy (Byo) dan Patricia (Kacapatris) membuat suatu instalasi untuk dinikmati serta merchandise yang dapat dimiliki oleh pengunjung," jelas Amalia Wirjono, Founder ART DEPT ID.