NUANSA TILE pada rumah
- Kategori Induk: PROPERTY & REFERENSI BISNIS
- Diperbarui: Senin, 26 Oktober 2015 08:53
- Ditayangkan: Jumat, 20 Januari 2012 21:12
- Ditulis oleh admin1
- 20 Jan

Aplikasi tile dalam interior kini makin beragam. Fungsinya tak sekedar sebagai penutup dinding atau lantai, namun bisa mendukung nuansa ruang yang diinginkan.
Sebuah ruang dibentuk oleh elemen pembentuk (lantai, dinding dan langit-langit), furnitur, dan aksesoris. Ketiga elemen tersebut saling berkolaborasi membentuk nuansa ruang, yang didukung oleh permainan warna, bentuk, proporsi dan tekstur. Selain itu, nuansa juga terkait dengan tema interior yang mendasari tampilan visual dan suasana ruang, misalnya tema modern, minimalis, klasik, kontemporer, etnik dan sebagainya.
Nuansa ruang bisa diciptakan lewat aplikasi tile, baik pada lantai ataupun dinding. Tile adalah jenis material yang memiliki ketahanan baik, awet dan mudah perawatannya. Saat ini terdapat beragam tile yang dapat dipilih untuk mempercantik ruangan, mulai dari warna-warna terang, gelap, motif, polished atau unpolished dengan berbagai ukuran. Tile juga mudah diterapkan di setiap ruang dengan tema apapun. Tak heran jika penggunaan tile pada dinding atau lantai ruang makin disukai banyak kalangan.
Menurut Kuntjoro Tjahjosarwono Manager Granito Tile Studio (GTS), fungsi tile saat ini tidak semata untuk menutup permukaan lantai dan dinding saja, namun juga untuk memberi nilai estetis. Melalui kreati tas dan eksplorasi desain, tile bisa tampil menarik memperkuat nuansa ruang. Senada dengan hal tersebut, Augustinus Halim Brand Manager Granito mengatakan bahwa terdapat beberapa hal yang menentukan terbentuknya nuansa ruang melalui tile.
1. Warna Tile. Saat ini muncul kecenderungan meningkatnya minat masyarakat untuk menerapkan warna-warna terang dan muda, khususnya di ruang keluarga dan ruang tamu. Penggunaan tile warna terang dan muda memberi kesan bersih sekaligus membuat efek luas pada ruangan. Batasi penggunaan warna tile, karena akan membuat ruangan terlalu ramai. Gunakan maksimal tiga warna tile dalam sebuah rumah.
2. Perpaduan Tekstur, melalui kombinasi jenis permukaan tile, yakni antara tile polished dan unpolished. Tile polished yang menampilkan kilau cocok digunakan di ruang keluarga dan ruang tamu, karena memberi kesan mewah. Selain itu, sifatnya yang mudah dibersihkan dengan pembersih lantai biasa, membuat tile polished tepat untuk rumahrumah di perkotaan yang cenderung berdebu. Sedangkan tile unpolished umumnya digunakan di teras dan kamar mandi karena permukaannya yang kasar sehingga aman dan tidak licin. Kombinasikan tile polished dan unpolished dalam satu bidang atau ruang melalui pola-pola tertentu, misalnya pola papan catur. Sebaiknya terapkan kombinasi ini pada ruang yang luas dan minim furnitur agar polanya bisa terlihat dengan jelas. Saat terkena pantulan cahaya, permainan tekstur pada lantai akan terlihat menarik.
3. Dimensi. Untuk menampilkan aksen atau kesan tertentu, body tile tidak hanya dipasang secara langsung pada lantai atau dinding, namun bisa melalui teknik cutting. Yakni tile dipotong dalam ukuran-ukuran tertentu, selanjutnya disusun dalam berbagai pola desain sesuai dengan yang diinginkan. Kombinasi ukuran tile yang membentuk pola tertentu pada lantai atau dinding, membuat ruang terlihat lebih dinamis.
4. Aksesoris. Penggunaan aksesoris berupa mosaic atau tile bermotif berfungsi sebagai aksen yang memperkuat desain ruang. Terdapat beragam motif, warna dan tekstur yang bisa jadi pilihan. Gunakan aksesoris secukupnya dan jangan berlebihan, sehingga tile motif dapat menjadi fokus dalam sebuah desain.



















