• Informasi
    Property
  • Ulasan
    Interior
  • Seputar
    Furniture

Bagaimana menghitung BPHTB

Perhitungan Biaya Perolehan Hak Tanah Dan Bangunan atau biasa disingkat BPHTB kadang membingungkan kita. Namun kalau kita mau mempelajarinya, ternyata tidak susah-susah amat kok. Coba simak dibawah ini:

I. Cara Penghitungan BPHTB
Besarnya BPHTB terutang adalah Nilai Perolehan Objek PAjak )NPOP) dikurangi Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) dikalikan tarif 5% (lima persen)

Secara matematis adalah :
BPHTB = 5% x (NPOP-NPOPTKP)
Contoh :
1.     Pada tanggal 6 Januari 2006, Tuan “M” membeli tanah yang terletak         di Kabupaten “KK” dengan harga Rp. 50.000.000,-. NJOP PBB tahun         2006 Rp. 40.000.000,-. Mengingat NJOP lebih kecil dari harga             transaksi, maka NPOP-nya sebesar Rp. 50.000.000,- Nilai Perolehan         Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP) untuk perolehan hak

elain karena waris, atau hibah wasiat yang diterima orang pribadi         yang masih dalam hubungan keluarga sedarah dalam garis             keturunan lurus satu derajat ke bawah dengan pemberi hibah         wasiat, termasuk suami/istri, untuk Kabupaten “XX” ditetapkan         sebesar Rp. 60.000.000,- Mengingat NPOP lebih kecil dibandingkan         NPOPTKP, maka perolehan hak tersebut tidak terutang Bea             Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan.
       BPHTB = 5%x (Rp. 50 juta-Rp. 60 juta) = 5%x0 = Rp. 0 (nihil)

2.     Pada tanggal 10 Maret 2003, Nyonya “S” membeli tanah dan             bangunan yang terletak di Kabupaten “P” dengan harga Rp.             90.000.000,- NJOP PBB tahun 2003 adalah Rp. 100.000.000,-. Seingga         besarnya NPOP adalah Rp. 100.000.000,-. NPOPTKP untuk perolehan         hak selain karena waris, atau hibah wasiat yang diterima orang         pribadi yang masih dlam hubungan keluarga sedarah dalam garis         keturunan lurus satu derajat ke atas atau satu derajat ke bawah         dengan pemberi hibah wasiat, termasuk suami/istri, untuk             Kabupaten “P” ditetapkan sebesar Rp. 60.000.000,-. Besarnya Nilai     

erolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak         (NPOPTKP) adalah Rp. 100.000.000,-         dikurangi Rp. 60.000.000,- sama dengan         Rp. 40.000.000,-, maka perolehan hak         tersebut terutang Bea Perolehan Hak         Atas Tanah dan Bangunan.
    BPHTB = 5% x (Rp. 100 – Rp. 60) juta =         5% x Rp. 40 juta = Rp. 2 juta

3.     Pada tanggal 28 Juli 2006, Tuan “S”         mendaftarkan warisan berupa tanah         dan bangunan yang terletak di Kota         “BB” dengan NJOP PBB Rp. 250.000.000,-.         NPOPTKP untuk perolehan hak karena         hibah wasiat yang diterima orang         pribadi yang masih dalam hubungan         keluarga sedarah dalam garis             keturunan lurus satu derajat ke bawah         dengan pemberi hibah wasiat, termasuk         suami/istri, untuk kota “BB” ditetapkan         sebesar Rp. 300.000.000,-. Mengingat         NPOP lebih kecil dibandingkan             NPOPTKP, maka perolehan hak tersebut         tidak terutang Bea Perolehan Hak atas         Tanah dan Bangunan.
    BPHTB = 50% x 5% x (250. – Rp. 300)         juta= 50% x 5% x (0)
    = Rp. 0 (nihil)

II. Pembayaran BPHTB
Sistem pemungutan BPHTB pada prinsipnya menganut system “self assessment”. Artinya Wajib Pajak Wajib Pajak diberi kepercayaan untuk menghitung dan membayar sendiri pajak yang terutang dengan tidak mendasarkan pada adanya surat ketetapan pajak.
Pajak yang terutang dibayarkan ke Kas Negara melalui Kantor Pos dan atau Bank Badan Usaha Milik Negara atau Bank Badan Usaha Milik Daerah atau tempat pembayaran lain yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan dengan menggunakan Surat Setoran Bea (SSB).

Penetapan
1.    Dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sesudah saat terutangnya pajak.         Direktur Jenderal Pajak dapat menerbitkan Surat Ketetapan Bea         Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar             (SKBPHTBKB) apabila berdasarkan hasil pemeriksaan atau             keterangan lain ternyata jumlah pajak yang terutang kurang             dibayar. Jumlah kekurangan pajak yang terutang dalam SKBKB         ditambah dengan sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2%         (dua persen) sebulan untuk jangka waktu paling lama 24 bulan,         dihitung mulai saat terutangnya pajak sampai dengan             diterbitkannya SKBKB.


2.     Dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sesudah saat terutangnya pajak,         Direktur Jenderal Pajak dapat menerbitkan Surat Ketetapan Bea         Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar Tambahan         (SKBKBT) apabila ditemukan data baru dan atau data yang semula         belum terungkap yang menyebabkan penambahan jumlah pajak         yang terutang setelah diterbitkannya SKBKB. Jumlah kekurangan         pajak yang terutang dalam SKBKBT ditambah dengan sanksi             administrasi berupa kenaikan sebesar 100% (seratus persen) dari         jumlah kekurangan pajak tersebut, kecuali wajib pajak melaporkan         sendiri sebelum dilakukan tindakan pemeriksaan.

Penagihan
Direktur Jenderal Pajak dapat menerbitkan Surat Tagihan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan apabila :
1.    Pajak yang terutang tidak atau kurang         bayar
2.    Dari hasil pemeriksaan SSB terdapat         kekurangan pembayaran pajak sebagai         akibat salah tulis dan atau salah             hitung.
3.     Wajib pajak dikenakan sanksi             administrasi berupa denda dan atau         bunga.
Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar, Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar Tambahan, Surat Tagihan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, dan Surat Keputusan Pembetulan, Surat Keputusan Keberatan maupun Putusan Banding yang menyebabkan jumlah pajak yang harus dibayar bertambah, merupakan dasar penagihan pajak dan harus dilunasi dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) bulan sejak diterima oleh Wajib Pajak. Dan jika tidak atau kurang dibayar pada waktunya dapat ditagih dengan Surat Paksa.
 

Add comment


Security code
Refresh

primi sui motori con e-max.it

Artikel Terpopuler

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Nostalgia Belanja Jalan Surabaya

02-11-2010 Hits:42780 Jalan - jalan

Nostalgia Belanja Jalan Surabaya

            Berburu barang antik memang memberi rasa tersendiri bagi para kolektornya. Hal inilah yang menjadikan jalan Surabaya tak pernah sepi dari kunjungan para kolektor setiap harinya.Para pedagang barang antik yang...

Read more

Pulang Basamo ke Ranah Minangkabau

19-10-2011 Hits:42411 Jalan - jalan

Pulang Basamo ke Ranah Minangkabau

Alam dan budayanya memukau, kulinernya onde lamak, arena belanjanya pun bikin kalap.

Read more

Serangan Alien di The Jungle 

13-07-2011 Hits:42397 Jalan - jalan

Serangan Alien di The Jungle 

Secara kebetulan para Alien menemukan dan mencoba kendaraan simulator, disusul serangkaian permainan Hi-tech yang meluncurkan mereka ke dalam berbagai simulasi dan berniat menguasai Bumi. Lantas,

Read more

Home Article 1

07-07-2004 Hits:39339 artikel

Home Article 1

Apalagi yang lebih berarti dalam hidup ini daripada keluarga besar yang utuh serta selalu akrab dan hangat bersama. Setidaknya itulah yang menjadi keinginan keluarga Anis Ahmad Ayyub, pemilik rumah di...

Read more

Home Article 3

12-04-2004 Hits:37498 artikel

Home Article 3

TERAS Terus rumah merupakan bagian luar dari bangunan rumah. Kehadirannya merupakan satu kesatuan dari seluruh bentuk rumah. Maka, bentuknya pun harus dibuat sedemikian indah karena mencerminkan keindahan rumah secara utuh....

Read more

Home Article 2

07-07-2004 Hits:25267 artikel

Home Article 2

Surabaya sebagai kota yang terus berkembang dan membangun, tak lepas pula dari tren one stop living and entertainment atau kompleks multi fungsi. Termasuk di dalam kompleks tersebut, terdapat apartemen yang...

Read more

Home Article 4

17-01-2009 Hits:18190 artikel

Home Article 4

Siapa bilang rumah didalam gang tidak bisa tampil manis. Rumah pasangan dr. Budiono dan dr. Agustini rizky dhiniharia menjawab stigma tersebut. Meskipun untuk masuk saja, jangankan mobil, sepeda motor...

Read more

Kenali Aturan dalam MEMBANGUN RUMAH

22-02-2012 Hits:17164 Arsitektur

Kenali Aturan dalam MEMBANGUN RUMAH

Saat merancang bangunan rumah, tak hanya keindahan dan fungsi saja yang harus diperhatikan, namun juga aturan yang melingkupinya. Berbagai peraturan dan ketentuan dihadirkan untuk keamanan dan kenyamanan bangunan rumah....

Read more

8 teknik cat DEKORATIF DINDING

21-07-2012 Hits:14971 FOKUS

8 teknik cat DEKORATIF DINDING

Tidak selalu harus mengganti seluruh perabot, melainkan hanya mengganti cat dinding untuk merubah keseluruhan suasana ruang di dalam rumah Anda.

Read more

POSISI CLOSET Menurut Kacamata Feng Shui

30-07-2011 Hits:13748 Konsultasi Feng Shui

POSISI CLOSET Menurut Kacamata Feng Shui

Banyak opini yang berkembang mengenai bagaimana posisi closet yang tepat. Mulai dari posisi dan arah closet yang harus diatur sedemikian rupa, closet yang tidak boleh menghadap jalan. Jika itu semua...

Read more

Condotel, Leasehold & Freehold

31-08-2010 Hits:13414 Properti

Condotel, Leasehold & Freehold

tahun-tahun terakhir ini di Bali menjamur properti berupa Condotel dan Villa, sebenarnya Condotel itu apa? Kemudian villa-villa di Bali terdapat dua sistem kepemilikan yaitu Leasehold dan Freehold, Condotel atau hotel-condo...

Read more

2Mad Eatery & Gallery Resto sekaligu…

01-10-2014 Hits:11123 Resto

2Mad Eatery & Gallery Resto sekaligus Galeri yang Unik

     Bukan sekadar tempat makan dan hangout, restoran di kawasan Kemang ini  juga menawarkan pada pengunjung untuk mengapresiasi beragam seni guna di galerinya. Jika Anda berjalan-jalan di kawasan Kemang,...

Read more

Keramik Mosaic Kaya Desain & Motif

13-09-2011 Hits:10343 MATERIAL

Keramik Mosaic Kaya Desain & Motif

  Seiring kemajuan teknologi, keramik mosaic terus berevolusi menciptakan desain dan motif baru. Desainnya berkembang mengikuti tren, sekaligus memenuhi tuntutan detil arsitektur dan gaya yang berkembang di masyarakat. 

Read more

RUANG KERJA MULTIFUNGSI

04-03-2013 Hits:9977 RUANG KERJA

RUANG KERJA MULTIFUNGSI

     BEKERJA DI RUMAH ACAPKALI MENJADI SEBUAH PILIHAN. DI SISI LAIN, RUMAH CENDERUNG DIRANCANG SEBAGAI HUNIAN KELUARGA. BAGAIMANA MEWADAHI AKTIVITAS KERJA TANPA MENGABAIKAN FUNGSI LAIN? MERANCANG RUANG KERJA MULTIFUNGSI ADALAH...

Read more

Nyaman Berkantor di Rumah

11-08-2011 Hits:9901 Tips

Nyaman Berkantor di Rumah

Memutuskan untuk berkantor di rumah, tentunya harus didukung tempat yang representatif. Ciptakan ruang yang membuat orang dapat bekerja secara optimal sekaligus nyaman.

Read more

Online User

Kami memiliki 39 guests dan tidak ada anggota yang online

About Us

Hunian dan lingkungan merupakan topik hangat yang selalu dibicarakan. MAJALAH RUMAHKU hadir untuk mewadahi baik aspirasi para pembaca maupun pemasang, produsen di bidang arsitektur dan interior.
Website : www.rumahku-online.com
Email : rumahku@mediantara.com
Facebook : htt p://facebook.com/majalah.rumahku

Newsletter

Lokasi Kami

Copyright (c) rumahku.rumahku-online.com 2019. All rights reserved.
Web Development by harmonydesain.com