IKEA Indonesia dan Danilla Hadirkan "Ruang Candramawa": Ketika Musik dan Penataan Ruang Menyatu
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Kamis, 20 Agustus 2026 19:32
- Ditayangkan: Kamis, 20 Agustus 2026 19:32
- Ditulis oleh adminrumahku
- Cetak
- 20 Agu
Proses kreatif menciptakan sebuah karya sering kali tidak berjalan secara kaku. Ada saat-saat untuk fokus bekerja di depan alat musik, namun ada pula momen untuk berhenti sejenak, berbincang bersama teman, dan membiarkan ide mengalir secara alami. Dinamika inilah yang mengilhami lahirnya Ruang Candramawa, sebuah roomset kolaborasi antara IKEA Indonesia dan musisi Danilla.
Terinspirasi dari album terbaru Danilla berjudul Candramawa, ruang ini resmi diluncurkan pada Kamis (20/8/2026) di IKEA Alam Sutera, serta dapat ditemui di IKEA Kota Baru Parahyangan dan IKEA Ciputra World Surabaya.
Menerjemahkan Proses Kreatif Menjadi Bahasa Desain
Alih-alih membuat replika rumah atau studio musik Danilla, IKEA melihat lebih dekat bagaimana Danilla menjalani proses pembuatan karyanya bersama dua produser musik, Lafa Pratomo dan Otta Tarrega.
"Dari awal kami memang tidak ingin membuat replika kamar atau studionya Danilla. Kami ingin memahami bagaimana beliau dan teman-temannya menjalani proses pembuatan musik yang fleksibel. Ada banyak interaksi, percobaan, dan perubahan di sepanjang proses tersebut, dan hal itu yang kami bawa ke dalam Ruang Candramawa," ujar Alfinda Krista Rahardyana, Interior Design Leader IKEA Indonesia.
Living Room Multifungsi: Dari 'Dapur Bersih' Hingga Aksesori Personal
Ruang Candramawa menampilkan area living room multifungsi berkarakter kuat. Dinding bernuansa concrete look abu-abu dipadukan harmonis dengan elemen interior berwarna hitam maskulin serta aksen putih yang kontras.
Satu sudut ruang difungsikan sebagai area kerja produktif yang dilengkapi meja, kursi kerja, perangkat mixing lagu, serta standing lamp dan lampu meja. Untuk menghemat area kerja, spiker diletakkan dengan cerdas di atas ambalan dinding. Di samping meja kerja, terdapat troli fleksibel penampung camilan dan minuman, lengkap dengan tempat sampah gantung kecil agar area tetap tertata rapi.
Uniknya, karakter Danilla sebagai musisi terpancar kuat lewat dua buah gitar yang dipajang pada gantungan baju.
IKEA juga menghadirkan sofa tiga dudukan yang nyaman untuk melepas lelah, serta coffee table yang dilengkapi bantal duduk lesehan—yang dapat disimpan rapi di bagian bawah meja saat tak digunakan. Uniknya, Danilla memiliki istilah tersendiri untuk tata letak ini.
"Bagi saya, coffee table ini ibarat 'dapur kotor' tempat mencari ide secara santai, sedangkan meja mixing lagu adalah 'dapur bersih'-nya," seloroh Danilla.
Sentuhan personal semakin terasa lewat aroma terapi maskulin yang memenuhi ruangan, boneka kucing kesayangan, hingga deretan foto black and white berukuran besar milik Danilla yang menjadi eye-catching statement di dinding.
Ruang yang Bernapas dan Adaptif
Bagi Danilla, ruang kerja yang ideal haruslah terasa nyaman, dingin, harum, dan tidak membatasi pergerakan penghuninya. Pendekatan desain yang dihadirkan IKEA terasa sangat personal dengan caranya berkarya.
"Proses pembuatan lagu memang banyak terjadi lewat interaksi. Ada ruang untuk bekerja, mengobrol, mencoba hal baru, atau sekadar duduk santai. Itu yang saya suka dari Ruang Candramawa," ungkap Danilla.
Melalui instalasi ini, IKEA berharap dapat memberi inspirasi baru bagi masyarakat tentang bagaimana merancang hunian yang dekat dengan keseharian sekaligus adaptif terhadap berbagai aktivitas.
"Kami ingin membawa perspektif proses kreatif ini ke dalam ruang yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga pengunjung bisa melihat kemungkinan baru dari ruang yang mereka miliki," tutup Muhammad Taufiqurrakhman, Country Marketing Manager IKEA Indonesia.