Rumah Rapi, Rutinitas Lebih Nyaman: IKEA Bagikan Cara Efektif Menyimpan Barang
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Jumat, 18 September 2026 17:39
- Ditayangkan: Jumat, 18 September 2026 17:37
- Ditulis oleh adminrumahku
- Cetak
- 18 Sep
Melalui kegiatan The Forgotten Room yang dilaksanakan di IKEA Jakarta Garden City, IKEA mengajak masyarakat untuk melihat kembali ruangan-ruangan di rumah yang kerap luput dari perhatian, khususnya dari sisi efektivitas penggunaan ruang. Area penting seperti laundry room, sudut penyimpanan, dan ruang utilitas sering kali kurang mendapat perhatian sejak tahap perencanaan dan pembangunan rumah.

Memahami Kebiasaan dan Kebutuhan Penghuni Rumah
Berdasarkan kunjungannya dari rumah ke rumah, Ruth Panjaitan selaku Home Furnishing & Competence Development Leader IKEA Indonesia menyatakan bahwa masyarakat sebenarnya telah memiliki cara masing-masing dalam mengatur rumah.
“Masyarakat sebenarnya sudah punya cara sendiri untuk mengatur rumah. Namun, dari situ kami juga bisa melihat bagian-bagian yang masih terasa merepotkan, misalnya ketika seseorang harus bolak-balik mengambil barang, memindahkannya, atau mencari tempat untuk menyimpannya.”
Area seperti ruang utilitas dan penyimpanan sering kali terlupakan karena merupakan bagian rumah yang jarang dilihat oleh tamu. Hal ini membuat pemilihan isi ruangan maupun penataan ruangnya cenderung tidak menjadi prioritas.
Berangkat dari hal tersebut, M. Yusuf Attorik, Interior Design Leader IKEA Indonesia, menjelaskan bahwa penataan ruang sebaiknya dimulai dengan memahami aktivitas yang berlangsung di dalamnya.
“Ketika kita melihat barang, biasanya pertanyaannya ‘ini mau ditaruh di mana?’. Padahal kita bisa mulai dari pertanyaan lain: aktivitas apa yang dilakukan di sini, siapa yang menggunakannya, dan barang apa yang paling sering dibutuhkan? Dari situ kita bisa melihat apa yang perlu berada dekat jangkauan, apa yang bisa disimpan lebih jauh, dan ruang mana yang sebenarnya masih bisa digunakan.”
Memastikan Sirkulasi Tetap Nyaman
Selain mempertimbangkan jenis barang dan aktivitas, sirkulasi menjadi salah satu aspek penting dalam menata ruangan. Jarak sirkulasi minimum sebesar 60 cm perlu diperhatikan agar aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan nyaman tanpa bertabrakan dengan barang maupun penghuni rumah lainnya.
Dengan memperhatikan kebutuhan aktivitas dan sirkulasi, setiap bagian ruangan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal tanpa mengorbankan kenyamanan.
Maksimalkan Ruang dengan Penyimpanan Vertikal
Pemanfaatan ruang secara vertikal juga dapat menjadi solusi untuk memaksimalkan area yang terbatas. Penggunaan produk BROR, IVAR, EKET, HYLLIS, serta rangkaian solusi penyimpanan lainnya dapat membantu menata dan menyimpan berbagai barang, terutama di ruangan dengan luas terbatas.
Dengan memanfaatkan area dinding dan ruang secara vertikal, penyimpanan tidak hanya bergantung pada luas lantai yang tersedia.

Warna dan Material Turut Mendukung Kenyamanan
Selain tata letak dan sistem penyimpanan, elemen visual dalam ruangan juga dapat memengaruhi pengalaman penghuni. Nadya Cherin, Brand Development Specialist Jotun Indonesia, menambahkan bahwa pemilihan warna, material, dan permukaan dinding dapat berperan dalam pemanfaatan ruang sekaligus memberikan pengaruh terhadap suasana yang dirasakan penghuni rumah.
Penggunaan warna dapat dimaksimalkan dengan menerapkan konsep 60:30:10, yaitu 60% warna dominan, 30% untuk furnitur, dan 10% untuk warna aksen seperti gorden. Penerapan komposisi tersebut dapat membantu menciptakan ruang yang lebih seimbang dan mendukung kenyamanan dalam menjalankan rutinitas sehari-hari.
Rumah yang Beradaptasi dengan Kebutuhan
Pada akhirnya, rumah yang nyaman adalah rumah yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan sehari-hari penghuninya. Dengan mengatur tata letak berdasarkan aktivitas, memperhatikan sirkulasi, memanfaatkan ruang secara vertikal, serta memilih solusi penyimpanan yang tepat, berbagai area di rumah dapat digunakan secara lebih maksimal.
Penataan yang tepat bukan hanya tentang membuat rumah terlihat lebih rapi, tetapi juga menciptakan ruang yang mendukung aktivitas dan rutinitas sehari-hari dengan lebih nyaman.