Signify Hadirkan Ribuan Lampu Surya Philips untuk Desa Terpencil di Maluku
- Kategori Induk: LIFESTYLE & LEISURE
- Diperbarui: Rabu, 24 Desember 2025 21:38
- Ditayangkan: Rabu, 24 Desember 2025 21:38
- Ditulis oleh adminrumahku
- Dilihat: 202
- Cetak
- 24 Des
Signify (Euronext: LIGHT), merampungkan pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Kampung Terang Hemat Energi (Bright Energy-Saving Villages/KTHE) di lebih dari 30 desa terpencil yang tersebar di Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan, Provinsi Maluku. Didukung penuh oleh Signify Foundation, program ini telah memberikan manfaat langsung kepada sekitar 35.000 penduduk melalui pemasangan Philips Essential SmartBright Solar Flood Light dan Philips Essential SmartBright Solar Street Light.

Distribusi lampu LED bertenaga surya ini berperan penting dalam meningkatkan mobilitas dan rasa aman masyarakat desa. Jalan-jalan yang sebelumnya gelap kini menjadi terang, memudahkan aktivitas warga pada malam hari sekaligus meningkatkan keselamatan. Akses pencahayaan yang memadai juga memungkinkan pelayanan kesehatan berlangsung di malam hari, khususnya untuk penanganan kondisi darurat.
Selain itu, kehadiran pencahayaan berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satunya terlihat pada kelancaran operasional malam hari penyulingan minyak kayu putih, komoditas unggulan daerah setempat. Pencahayaan yang lebih baik juga meningkatkan kualitas pertemuan warga dalam mendiskusikan perencanaan dan pembangunan desa.

Dedy Bagus Pramono, Presiden Direktur Signify Indonesia, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam memperluas akses pencahayaan berkelanjutan.
“Inisiatif Kampung Terang Hemat Energi merupakan komitmen Signify dalam menyediakan akses pencahayaan bagi masyarakat di desa-desa terpencil. Kami percaya program ini tidak hanya meningkatkan mobilitas dan kenyamanan aktivitas warga, tetapi juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya di Maluku, program KTHE juga didukung oleh Yayasan Walang Perempuan, organisasi non-pemerintah yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan dan anak.
“Pencahayaan melalui inisiatif KTHE meningkatkan rasa aman bagi warga, khususnya perempuan dan anak-anak, saat beraktivitas pada malam hari. Selain itu, pencahayaan ini mendukung berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari pertemuan warga, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi berbasis minyak kayu putih,” jelas Ella Loupatty, Direktur Yayasan Walang Perempuan.
Dengan total bantuan senilai Rp3 miliar, program KTHE di Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan telah memasang 3.267 unit Philips Essential SmartBright Solar Flood Light untuk fasilitas umum seperti puskesmas, lapangan, dan balai desa, serta 600 unit Philips Essential SmartBright Solar Street Light untuk penerangan jalan desa.
Iswahyudi, Kepala Desa Waelo, Kabupaten Buru, mengungkapkan dampak signifikan dari kehadiran program ini bagi warganya.
“Keterbatasan akses listrik membuat jalanan desa kami gelap pada malam hari. Sebelumnya, kami hanya mengandalkan api unggun untuk pertemuan di balai desa, yang selain tidak optimal juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan pernapasan warga,” tuturnya.

Ia menambahkan, “Hari kedatangan bantuan lampu menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi kami. Kini warga dapat berkumpul dan berkomunikasi dengan lebih nyaman dan aman. Saya berharap cahaya ini menjadi simbol semangat baru bagi kemajuan Desa Waelo.”
Program Kampung Terang Hemat Energi telah dijalankan Signify sejak 2008 dan hingga kini menjangkau lebih dari 130.000 orang di 85 desa terpencil di seluruh Indonesia. Melalui program ini, Signify telah menghadirkan lebih dari 16.500 titik pencahayaan baru yang membawa dampak positif nyata bagi kualitas hidup dan aktivitas masyarakat desa.